Sabtu, 31 Januari 2015

Guru, Pahlawan tanpa tanda jasa

Cakep amat gurunya..

Kalian tau apa maksud dari judul postingan ini? Kalo gak tau akan gue jelasin. Kenapa gue ngasih judul postingan ini dengan "Guru"? Karena gue akan menceritakan kejadian tak terduga yang dialami guru gue dan dianggap lucu oleh siswa-siswinya.


Guru gue yang pertama yaitu guru Seni Budaya kebtulan ia juga mengajar kelas gue. Kejadiannya adalah pada saat dimana ia sedang meminum kopi dikelas gue kemudian ia tersedak dan tidak berhenti batuk hingga kurang lebih satu setengah menit, Akhirnya dia pergi ke Ruang Guru untuk meminum air putih, Lagian sok-sok'an minum kopi. Saat ia pergi ke Ruang Guru sebagian dari kami menertawainya, Gue sendiri ketawa sampe keringetan. Haha

Meski begitu guru adalah Pahlawan tanpa tanda jasa. Sebesar apapun jasanya, nggak ada tanda jasa yang guru terima. Bahkan penghargaan atau pangkat sekalipun. Karena guru, gue bisa membaca dan menulis seperti sekarang ini.

Guru adalah seorang pengajar suatu ilmu. Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Guru.. Kau adalah pahlawan yang sebenarnya.. Semakin menderita, Semakin berjasa *Oke itu udah puitis banget
...

"Guru yang baik itu ibarat lilin membakar dirinya sendiri untuk menerangi orang lain"

Senin, 19 Januari 2015

Tips Nulis di Blog dari Pelajar Absurd


Nulis itu gampang. Yang susah adalah menyampaikan pesan yang ada di setiap tulisan kita kepada para pembaca. Itu menurut gue. Hari ini, gue pengen coba berbagi sedikit tips yang gue pakai ketika ingin menulis. Aslinya, tulisan tangan gue itu jelek. Nggak jelek-jelek banget, sih. Tapi tulisan tangan gue mempunyai font-nya tersendiri gitu. Sebelumnya, gue berterimakasih karena kehadiran laptop, komputer, dan tentunya keyboard yang membuat tulisan gue paling nggak bisa bagus sedikit dan ada font-nya buat gaya-gayaan.

Gue juga berterimakasih kepada tombol capslock yang telah membuat nama gue yang awalnya hafizh trisnindito menjadi HAFIZH TRISNINDITO. Kepada bold yang telah membuat nama gue menjadi HAFIZH TRISNINDITO. Kepada italic yang membuat nama gue menjadi HAFIZH TRISNINDITO. Dan kepada underline yang membuat nama gue menjadi HAFIZH TRISNINDITO. *peluk satu-satu*

Okesip.

Nggak jarang kan ketika kita sudah dapet inspirasi menulis, tapi begitu sampai depan komputer/laptop malah jadinya ngeblank? Kampret banget itu. Oke, tips pertama yang gue saranin ini adalah: jangan lupa catat hal sekecil apapun yang kalian ingat sebelum terlewatkan. Dimana aja. Bisa lewat fitur note di handphone, di kertas kecil, di kaos seragam temen, atau bahkan di aspal jalan raya. Yang penting, nyatet.

Gue suka nyatet hal-hal kecil atau inspirasi yang gue dapet di note handphone. Kalo suatu saat pengen nulis sesuatu di blog, gue jadi sudah punya "tema" pembahasannya. Tinggal gimana cara kita menyampaikannya.

Kedua, banyak-banyak lah membaca. Dengan banyak membaca, secara nggak sadar pengetahuan kita ini sudah bertambah. Membaca itu adalah latihan menulis. Penulis yang baik adalah pembaca yang rakus. Kita juga bisa tau banyak tentang gaya-gaya penulisan yang berbeda-beda. Contoh gampangnya aja, gaya penulisan novel romantis dengan komedi. Jelas kan bedanya?

Dari situ, kita bisa ngembangin atau fokus di salah satu gaya penulisan, atau menciptakan gaya tulisan khas kita sendiri. Contohnya lagi, gue. Dulu, tulisan-tulisan gue kadang bisa bagus, keren, jelek, nggak jelas dan itu semua artinya: gaya tulisan gue masih absurd dan labil. Sekarang, gaya tulisan gue sudah lumayan berkembang dan menuju ke jalan yang benar.

Beberapa waktu lalu, di Twitter, ada yang mention dan bertanya kepada gue kurang lebih seperti ini: kok gaya tulisan lo jadi mirip Kevin Anggara, sih? Gue juga nggak ngerti apa visi dan misinya nanya gitu. Tapi gue merasa ya, inilah gaya menulis gue. Nggak ngikut-ngikutin siapapun. Gue lebih jadi diri sendiri aja, tapi mungkin jatohnya yang agak "mirip". Biar orang lain yang menilai. 

Ketiga, jangan kebanyakan menyingkat sebuah kata-kata. Iya, dulu menyingkat kata-kata itu keren, gaul, dan nggak ribet. Tapi kalo dalam hal menulis, apalagi lewat blog gini, biasanya pembaca bakalan lebih suka dengan tulisan yang nggak disingkat-singkat kayak iklan baris di tiang listrik. Kan nggak enak, kalo lagi terdampar di suatu blog, ternyata postingannya kayak gini: JUAL MBL TYT MRH KNDS BGS, HUB:081808892917, BU, HBD, GWS, GWRS, LOL, ROTFLMAO.

Keempat, jangan terlalu sering publish tulisan di blog. Tapi ini sih terserah, ya. Gue memakai prinsip posting di blog, tetapi sesuaiin sama jadwal yang gue bikin sendiri. Misalnya, tiap hari Sabtu baru publish tulisan di blog. Atau kalo lagi ada hal penting banget, gue bakalan publish di blog. Kalian juga bisa pake cara kayak gue gini. Misal seminggu sekali publish tulisan, 3 hari sekali atau berapa hari sekali. Itu terserah. 

Kenapa gue nggak nyaranin terlalu sering atau tiap sehari sekali publish? Karena itu bikin capek. Di suatu hari saat kita kehabisan ide buat publish postingan di blog, pembaca bakalan kecewa dan "ngejar" kita karena nagih postingan yang tiap hari di publish. Kita nggak bisa ngapa-ngapain lagi dong karena kehabisan ide? Nah, makanya bikin jadwal gini kayak gue. Walaupun seminggu sekali, tapi rutin. 

Bukan berarti tiap hari kalian nggak boleh nulis. Poin keempat ini lebih ke: jangan terlalu sering publish di blog. Jadi kan lumayan, tiap hari nyicil nulis, terus masukin deh di draft blog. Suatu saat kalo dirasa sudah mateng, tinggal publish. Tapi, biasain dibaca ulang.

Kelima, ngedit postingan. Tiap selesai posting sesuatu di blog, gue nggak bakalan langsung publish. Kenapa? Karena gue yakin, tulisannya belum "mateng". Jadi gue simpen dulu di draft, terus ngedit-ngedit (self-editing), padatin materi, masukin unsur jokes (kalo genre tulisan kalian komedi), menepatkan letak tanda baca dan meminimalisir kata-kata yang salah (tpyo eh typo). 

Kalo sudah, terus gimana? Gue baca ulang dan ulang sampe gue rasa bener-bener pas dan cocok. Hehehe. Tapi ya namanya manusia, nggak ada yang sempurna dan luput dari kesalahan, ya.

Gue suka dengan postingan Raditya Dika, tentang tiga elemen penulisan kreatif dalam blog. Gue juga banyak belajar dari situ. Lengkapnya, kalian bisa baca di sini.

Menulis komedi itu bukan fokus menuliskan kejadian lucu. Tapi menceritakan sesuatu dengan sudut pandang yang nyeleneh. - @shitlicious 

Keenam, MULAI NULIS!


Gue rasa itu doang tips nulis yang bisa gue berikan. Yang gue tulis disini ini adalah cara gue ketika nulis. Jadi, kalo cara kalian beda, ya nggak apa-apa. Yang penting kalian nyaman dengan itu. Menurut gue, ketika mulut tidak bisa berbicara, maka biarkanlah tangan yang mengetik apa yang kita rasakan. Karena itu juga lah, aslinya gue ini adalah seorang yang pendiam. Asik dengan dunianya sendiri.

Last, semoga bermanfaat. Sekian.

Minggu, 18 Januari 2015

Cara membuat Blog melalui Blogspot

Kali ini gue akan membaha bagaimana caranya membuat blog melalui blogspot. Gue menulis ini karena banyaknya pertanyaan "Fizh, Gimana sih caranya buat blog?". Karena gue males menjawabnya satu per satu lebih baik langsung saja gue bahas di blog gue supaya semua pertanyaan bisa langsung terjawab sekaligus.

Oke, Mari kita mulai..

Pertama kalian harus membuka blogger.com. Jika sudah akan muncul gambar seperti ini dilayar PC atau Laptop anda



Kedua.. Setelah kalian mengklik tulisan Blog baru maka akan muncul gambar ini pada layar anda.

Setelah itu blog milik kalian telah jadi..

Sekian tutorial dari saya.. Sekian dan Terima kasih

Jangan lupa tinggalkan komentar agar saya bisa mengetahui apa pendapat kalian mengenai blog ini

Selasa, 06 Januari 2015

Semangat Baru!!

Menjelang pergantian tahun gue hanya bisa memandangi hujan deras yang turun dari dalam kamar dan ditemani oleh HP tersayang. Sepertinya ini udah menjadi sesuatu yang wajib untuk menyambut tahun baru. Siapa yang berulang tahun? Kalender. Iya, kalender kita umurnya udah 2015. Setiap tahun selalu dirayakan dengan meriah.

Tahun lalu gue bisa menyambut tahun baru bersama tetangga dengan cara bakar sosis, bakar ikan, sampe kenangan masa lalu yang pahit. Dan gue melihat banyak petasan yang meriah dan indah. Lalu gue berpikir, pemandangan yang sedang gue nikmati ini adalah uang orang-orang dalam wujud kembang api. 

Ketika orang-orang berteriak "Happy New Year!" saat melihat kembang api, gue malah berteriak "50,000... 100,000.... Nah! Yang itu kembang apinya pasti murahan... 20,000... 100,000..."

...

Tahun baru ini, tentunya semangat juga harus baru. Dan biasanya, semangat tahun baru ini hanya akan bertahan selama satu minggu. Di akhir tahun nanti juga, pasti masih ada yang bilang, "Perasaan baru kemarin tahun 2015, sekarang udah mau 2016 aja." Tapi emang nggak berasa, kalo kita bisa menikmati perjalanan selama 12 bulan ini. Untuk kemudian membuka perjalanan 12 bulan yang baru. Enak, soalnya kita di bumi. Coba di Mars, tahun baruan setiap hampir 2 tahun sekali waktu bumi. Yang kasian siapa? Pelajar. Sekolahnya makin lama, liburnya makin dikit.

Di tahun 2015 ini, banyak tantangan yang udah menanti di depan mata. Siap nggak siap, harus dihadapi. Banyak keinginan gue di tahun ini, salah satunya adalah naik ke kelas 8  dan mendapat nilai yang bagus dari sebelumnya,Amiin. Gue juga ingin tetap konsisten untuk terus nulis di blog ini. 

Semoga dengan semangat baru ini, semua keinginan gue di tahun 2015 ini bisa tercapai. Dan semoga semangat baru ini nggak bertahan selama satu minggu doang. Semangat!